Tampilkan postingan dengan label Airlangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Airlangga. Tampilkan semua postingan

Almamaterku..

Pernah dengar cerita tentang almamaterku?
Airlangga namanya..
meski kata orang Airlangga tak sebesar Gadjah Mada atau Ganesha,
tapi dia tetap almamaterku,

Airlangga..
meski apa kata orang, aku tak lagi peduli,
karena bagiku dia adalah pahlawanku,
pahlawan yang membuatku duduk di bangku perguruan tinggi,
bersama orang-orang yang konon lebih beruntung dan berkesempatan,

Airlangga..
yang membuat mimpiku di siang bolong jadi nyata,
memberi cahaya terang bagi harapan anak bangsa yang mulai temaram,

Airlangga..
aku cinta, aku bangga,
meski apa kata orang,
tapi kata hatiku tetap berkata "AKU SANGAT BANGGA MENJADI KESATRIAMU",
bangga dengan jas almamater biru donker-tosca,

Airlangga dikau permata, Airlangga tetap kau jaya.. :)

Jogjakarta, 18 Juli 2012

p1

Empat Belas April '10

Hari apa empat belas April '10 itu? Yah, benar sekali.. Hari Rabu, tepat harinya ujian WiraUsaha di sekolah. WiraUsaha, pelajaran dengan seni menghitung gaya Akuntan Negara. Hitung uang yang gag ada bentuknya... Ya deh,, bener- bener seni pokoknya. Tapi untuk Ujian WU kali ini benar- benar berbeda.. Semua tentang bisnis dan bagaimana berwirausaha itu. Semua penuh teori, yang sulit dimengerti... Susah pokonya,, wkakaka..

Ditambah lagi dengan segenap otak ku yang mulai tak ku fokuskan pada satu pelajaran ini. Benar- benar menakutkan, antara lulus dan tidak... Antara diterima dan tidak? Nah,, ditrima apakah?? Ini yang dari malam dilema.. benar- benar dilema dengan Pengumuman PMDK Prestasi Unair, yang diumumkan tanggal 14 April. Ada- ada saja, belum sembuh rasa takutku, sudah ada yang minta no peserta dan ingin melihatkan hasil seleksi minggu lalu. Benar- benar malam yang mencekam, dan pagi yang penuh tekanan.


Seusai ujian WU, temanku sudah terus mengajakku melihat pengumuman hasil seleksi di Internet. " Duhh, aku takut... Aku gag berani menerima kenyataan nih! Seremm tau'!" Haks,,, Rasanya takut sekali, seakan beban terberatku saat ini adalah menerima kenyataan pengumuman seleksi ini. Oh Ya Allah, talut sekali rasanya. Apa yang akan kusampaikan pada keluargaku di rumah jika aku mengecewakan mereka. Oh,,, Tidak! "Ayo, kita lihat pengumumannya!" Ku tersadar dari lamunanku. Okelah.. Jantung ini mulai berdegup kencang, komputer kunyalakan... Dan perlahan ke Klik Internet Browsernya... ku ketik http://pmdk.unair.ac.id kupandangi perlahan, masih saja takut sekali. Seakan akalku terbang, melupakan deretan angka no peserta PMDK Prestasiku. Seiring doaku berucap, tanganku bergerak dan mulai mengetik `220475` , Bissmillah.. Semoga apapun yang terjadi adalah yang terbaik :) ... Dan aku pun beranjak.. Takut sekali dengan pengumuman yang ada. Aku melangkah, menjauh dari komputer itu..

Dan.... "An,, kamu diterima di S1-Psikologi Unair diusulkan Beasiswa Bidik Misi" katanya sambil menangis haru. Aku pun tidak percaya dan mulai melangkah menghampiri layar komputer. Dan Tulisan Sejarah itu, tulisan hebat dalam sepanjang sejarahku. Aku diterima di Psikologi Unair. Sujud Syukurku kupersembahkan padaNya.. Ya Robb... Engkau yang lebih tau tentang apa yang terbaik bagiku. Sami'na wa ato'na..

"Bayangkan esok pagimu, semua akan memberimu selamat... keluargamu, bapak ibu gurumu, teman- temanmu, dan aku..!" kata seseorang yang terus melekat dalam hatiku.

Terima Kasih Ya Robb... :) Aku bisa KULIAH!!!

p1

Menembus Batas PMDK Prestasi Unair

Tak pernah terbayangkan sebelumnya, bersusah payah... Berusaha meraih sesuatu dan semua orang pun menentangku. Hufh.. Meragukan kemampuanku yang serba pas-pasan ini ( haha... pantesnya emang gitu kali'). Yah.. Mimpi untuk bisa kuliah di tahun ini pun terus kusirami agar tetap bersemi bak bunga mawar mewangi sepanjang hari. Setiap saat kuucap, meski semua orang tak pernah peduli. "Hahh?? Kamu dapet beasiswa?? Gag usah mimpi deh.... hoa hoa..." Mungkin semua kan berucap seperti itu. Hiks.. T_T , kasihan sekali!

Tapi, apa gunanya kawan mendengarkan ocehan mereka semua? Jika hal- hal yang seperti itu hanya akan menjatuhkan diri kita ke lubang pesimis. Haks, gag boleh deh..Mulailah usaha itu kulangkahi, sedikit demi sedikit tapi pasti. Bercampur beraneka ragam kemalasan yang setiap hari tak mau berhenti menghampiri. Tidur.. Bangun, sampai kamar pun gag karuan bentuknya seperti apa... Belajar, dan belajar... Hanya untuk mempersiapkan tes PMDK-Prestasi Universitas Airlangga. Karena telah kupatahkan cita- cita ku sebagai seorang IT Consultant (hehe, yang jadi IT Consultant suami aja deh.. :D) maunya... Banting stir aja lah, dari semula belajar IPA SMA, jadi IPS SMA *hahaha... Wah, gag kebayang buat akuh yang anak SMK Jurusan Teknik pula.. Xixixixixi, menderita sekali.. Setiap hari, otak ku harus dijejali beratus- ratus kata yang harus kuhafal. Huah,,, belum lagi kalo' hari ini dihafal besoknya dah lupa... Haduhh,,, gag ada matinya deh! Hri- hari yang kan kulalui hanya Antropologi, Sosiologi, Geografi... dan temen-temennya... Sampai semua orang pada bosen kali' ya.. ngliat aku ke mana- mana bawa buku... huhuhu -___-""

Tepat tanggal 11 April 2010 deh, tes PMDK-Prestasi Unair dilaksanakan. Pertama kali juga, anak yang imut ini menginjakkan kakinya ke Unair, naik kereta... Huahh,,, gag pernah terbayangkan dengan petualangan hebat ini.. Sampailah ke tanggal 11 April, semula keoptimisan yang menemaniku perlahan meleleh menjadi butir- butir pesimis, kecemasan.. Karena tak materi yang ku kuasai mungkin tak ada 10% saja.. "Haks, trus berapa??"... "Ya, pokoknya gag tau!".. haduhh,,, payah bener.. Peserta PMDK-Prestasi yang semula hanya kukira hanya ada 500an orang, ternyata eh ternyata ada lebih dari 1000orang... huakakakakaka... Keringat dingi sebenernya, tapi karena aku ada di bawah AC jadinya cuma dinginnya aja, keringatnya gag mau keluar. Haks...

Soal pun perlahan kubuka, "TIDAK ADA NILAI NEGATIF", ternyata benar tak ada nilai negatif pabila salah menjawab. Akhirnya satu demi satu soalpun ku jawab.. Ntah, bisa atau tidak.. Soal Matematika yang ada 10nomor, hanya bisa kukerjakan 2nomor saja.. Cukup lah... Hoho, sudah bisa keringatan sampai di luar.. Hanya bisa pasrah... "Duhh, aku pesimis nih!" ... "Ya ampun An, udah sampai sini ngapain pesimis? Optimis donk!" ... "T.T aku optimis deh!" hihihiks,,

Oke lah, aku Optimis, meski hati ini sebenarnya sangat takut untuk berkata demikian. Tapi Okelah, kita tunggu tanggal 14 April nanti, Apa yang akan terjadi??? :) atau :( ... huhu ^^

p1